YOGYAKARTA – PT Bank Maybank Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan menggelar aksi tanam pohon di Desa Sendangsari, Kabupaten Kulon Progo pada hari Sabtu (29/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Maybank Cycling Series Il Festino 2025 yang digelar di Yogyakarta.
Kegiatan penanaman pohon ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pelestarian lingkungan serta pemberdayaan komunitas UMKM lokal. Dalam proyek ini, dua mitra filantropi Maybank Indonesia yaitu Yayasan Benih Baik Indonesia dan Yayasan Plan International Indonesia mendapatkan hibah untuk membantu berbagai kegiatan yang bertujuan menciptakan dampak positif jangka panjang.
Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Maybank hadir di sini sebagai salah satu bentuk memposisikan diri kami untuk membantu sesama dan lingkungan,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 350 pohon tanaman produktif ditanam di Desa Sendangsari. Penanaman ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelestarian alam, tetapi juga untuk meningkatkan ketahanan komunitas lokal. “Melalui kegiatan Gowes Ke-BIKE-an dan rangkaian kegiatan keberlanjutan di Maybank Cycling Series Il Festino 2025, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat mewujudkan gaya hidup sehat dengan menjadikan bersepeda sebagai bagian keseharian, sekaligus berkontribusi menjaga kelestarian alam dan memperkuat ketahanan komunitas lokal,” tambah Maria.
Selain itu, Program Director Yayasan Plan International Indonesia, Ida Ngurah, menjelaskan bahwa yayasan ini akan melakukan edukasi mitigasi bencana kepada 27 sekolah di Kabupaten Bantul. “Akan ada pelatih untuk guru dan siswa tentang kesiapsiagaan menghadapi gempa,” katanya.
Pemilihan sekolah-sekolah di Kabupaten Bantul didasarkan atas riwayat bencana alam gempa bumi yang terjadi pada tahun 2006 silam. “Di program my care ini tidak hanya bicara pengetahuan saja, tetapi bicara juga soal bagaimana sekolah membangun manajemen yang lebih baik untuk menghadapi bencana,” ujar Ida.
Sementara itu, Dodid Kusumadjati, Partnership Manager Benih Baik Indonesia, mengapresiasi komitmen Maybank dalam pelestarian lingkungan. “Dampaknya bisa berkelanjutan dan dirasakan tidak hanya disaat ini, tetapi mungkin 6-10 tahun yang akan datang,” ujarnya.
Penanaman pohon buah ini diharapkan tidak hanya mampu mengatasi permasalahan lingkungan yang dialami Desa Sendangsari, seperti ketersediaan air, erosi tanah, dan ketahanan pangan lokal, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan