Suratkabar.id.CO.ID, JAKARTA — Polri mengirimkan dua pesawat CN dan Fokker dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe, yang membawa berbagai jenis bantuan logistik dan peralatan penyelamatan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa pengiriman logistik ini merupakan tindak lanjut dari instruksi negara untuk merespons situasi darurat secara cepat.

“Atas perintah Bapak Presiden kepada Bapak Kapolri, Polri diminta segera melakukan tindakan nyata dalam rangka mitigasi bencana. Instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini,” ujarnya.

Bantuan yang diberangkatkan hari ini mencakup kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu.

“Untuk masing-masing daerah, Polri menyiapkan paket kebutuhan anak dan ibu sebanyak 1.500 pcs, termasuk pakaian, tas sekolah, obat-obatan, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, pelampung, serta air mineral,” jelas Trunoyudo.

Selain kebutuhan dasar, Polri juga mengirimkan peralatan pertolongan dan pendukung operasi SAR dalam jumlah besar.

Untuk Polda Aceh, bantuan terdiri dari:

20 unit perahu karet

220 pelampung

10 tenda peleton

2 tenda dokas

200 fieldbed

2.000 MTP

* Portable solar generator dan Techno WiFi

Sementara Polda Sumut menerima:

10 perahu karet

60 pelampung

500 jas hujan

7 tenda peleton

300 fieldbed

3.000 MTP

1.000 pack masker

3 genset

500 nasi cepat saji

4 unit wontek

Untuk Polda Sumbar, peralatan yang dikirim mencakup:

3 perahu karet

18 pelampung

5 senso

10 tenda peleton

300 fieldbed

2.000 MTP

200 skop runcing

100 ponco coklat

Trunoyudo menegaskan bahwa kelengkapan logistik tersebut disesuaikan dengan kebutuhan lapangan yang berkembang.

“Semua unsur kami kerahkan—dari Polisi Udara, Polair, Tim Rescue Baharkam, K9, Brimob, Logistik, hingga Forensik DVI dan Kedokteran Polri—untuk memastikan bantuan yang dikirim benar-benar tepat guna,” katanya.

Untuk mendukung pendistribusian ke lokasi yang sulit dijangkau, Polri juga menggerakkan kapal-kapal Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, Pingwin 5011, serta kapal bantuan dari Polda Riau, dan helikopter dari berbagai polda di Indonesia.

Sebagai tambahan dukungan kebutuhan harian warga, Polri telah mengoperasikan 28 dapur lapangan yang tersebar di 22 polda, siap melayani penyediaan makanan bagi masyarakat terdampak.