Penemuan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai
Kabar duka kembali datang dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur. APN (8), seorang bocah perempuan, akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Jaten, Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Penemuan jasad korban terjadi di aliran sungai wilayah Desa Rejomulyo, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Lokasi Penemuan dan Kondisi Jasad
Menurut informasi yang dihimpun, jasad APN ditemukan tersangkut di bawah rumpun bambu di tepi aliran sungai. Meskipun kondisi tubuh korban sudah mulai melepuh, pakaian yang dikenakan masih melekat pada tubuhnya. Proses penemuan ini dilakukan oleh tim gabungan BPBD Kabupaten Blitar bersama dengan BPBD Kabupaten Kediri serta TNI dan Polri.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudhi, menjelaskan bahwa awalnya BPBD menerima laporan dari warga tentang adanya penemuan jasad yang memiliki ciri-ciri mirip dengan korban hanyut di wilayah Kecamatan Wonodadi. Setelah itu, tim URC segera diterjunkan untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi.
Proses Identifikasi dan Evakuasi
Setiba di lokasi, BPBD memastikan bahwa benar-benar ada seorang anak yang diduga merupakan korban hanyut. Selanjutnya, tim Inafis Polres Kediri melakukan identifikasi awal untuk memastikan identitas korban. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah seluruh prosedur identifikasi dan administrasi selesai, BPBD menyerahkan jenazah korban kepada keluarga untuk dimakamkan. Menurut Wahyudhi, jasad korban nyangkut di bawah rumpun bambu di pinggir aliran sungai. Saat aliran sungai surut, tubuh korban terlihat.
Riwayat Kejadian dan Pencarian
APN hilang sejak Rabu (19/11/2025) sore. Sebelum hilang, korban terlihat bermain air hujan di depan rumah. Berdasarkan keterangan saksi, korban berjalan menuju arah Sungai Proyek Jaten yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya.
Pada hari kejadian, keluarga dan warga melakukan pencarian dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Pencarian dilanjutkan pada Kamis (20/11/2025), tetapi korban belum juga ditemukan. Pada Jumat (21/11/2025), keluarga melaporkan kejadian ini kepada polisi dan BPBD Kabupaten Blitar.
Tim gabungan dari BPBD, SAR, TNI, Polri, dan relawan melakukan pencarian korban selama tujuh hari hingga Kamis (27/11/2025). Namun, hingga saat itu, korban belum ditemukan. Baru pada Sabtu (29/11/2025), jasad APN akhirnya ditemukan di aliran sungai wilayah Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Tinggalkan Balasan