Mitsubishi Destinator menjadi pelopor segmen SUV 7-seater dengan mengusung mesin 1.500 cc turbocharger yang menarik perhatian sejak meluncur pada 17 Juli 2025 lalu. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah berapa angka konsumsi bahan bakar mobil ini?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim Suratkabar.id berkesempatan mencoba dan menguji konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) Mitsubishi Destinator. Pengujian dilakukan secara komprehensif di dua skenario jalan berbeda, yaitu rute tol dan jalur dalam kota.

Sebagai catatan, Mitsubishi Destinator mengandalkan unit mesin 4B40 berkapasitas 1.500 cc 4-silinder turbocharged MIVEC dengan keluaran tenaga 160 dk dan torsi 250 Nm. Power tersebut dialirkan ke dua roda depan melalui transmisi otomatis CVT.

Pada pengujian berkendara normal di ruas perkotaan, Mitsubishi Destinator mampu mencatatkan konsumsi BBM sebesar 13,5 km/liter dengan menggunakan mode berkendara Normal. Sementara itu, di rute tol dengan jarak 142 kilometer, Destinator mampu menorehkan angka 16,6 km/liter.



Capaian konsumsi BBM ini terbilang impresif, mengingat keluaran tenaga dan respons mesin di segala rentang putaran mesin (rpm) terasa positif. Alhasil, berkendara dengan Destinator tetap mengasyikkan tanpa khawatir boros bensin.

Masih bicara performa, pengemudi bisa menyesuaikan reaksi mesin dengan kondisi permukaan jalan melalui mode berkendara yang tersedia. Diawali mode Normal, ini mencerminkan karakter Destinator yang cukup untuk mengakomodir berbagai kontur jalan.

Kemudian, ada mode Wet sebagai opsi kala dihadapkan cuaca hujan disertai permukaan jalan licin. Komputer mobil akan menyalurkan tenaga secara gradual sehingga meminimalisir potensi ban slip.



Sebagai SUV 7-seater, Mitsubishi Destinator juga dibekali mode berkendara Gravel, cocok untuk melibas permukaan jalan berkerikil dalam perjalanan menuju destinasi hidden gem bersama keluarga. Adapun mode Mud untuk mengoptimalkan traksi di jalan berlumpur.

Terakhir, tersedia mode Tarmac yang menawarkan respons lebih agresif disertai daya cengkram maksimal. Sesuai namanya ‘Tarmac’ yang berarti aspal dalam bahasa Inggris, mode berkendara ini ditujukan untuk merasakan sensasi pengendalian, performa mesin, serta rigiditas sasis Mitsubishi Destinator secara optimal.

Fitur Mode Berkendara yang Menarik

Berikut beberapa mode berkendara yang tersedia pada Mitsubishi Destinator:

  • Mode Normal

    Mode ini memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi bahan bakar. Cocok digunakan untuk kondisi jalan biasa dan situasi perkotaan.

  • Mode Wet

    Didesain khusus untuk kondisi hujan atau permukaan jalan licin. Mesin akan bekerja lebih halus untuk mencegah ban tergelincir.

  • Mode Gravel

    Cocok untuk jalan berkerikil atau medan tidak rata. Mode ini meningkatkan traksi dan kenyamanan saat melintasi permukaan kasar.

  • Mode Mud

    Dirancang untuk medan berlumpur atau jalan basah. Mode ini meningkatkan daya cengkram roda agar tetap stabil di lingkungan yang sulit.

  • Mode Tarmac

    Memberikan respons paling agresif dan daya cengkram maksimal. Cocok digunakan untuk pengendara yang ingin merasakan performa maksimal dari mobil.

Dengan fitur-fitur unggulan ini, Mitsubishi Destinator bukan hanya menjadi mobil yang nyaman untuk keluarga, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi yang baik di berbagai kondisi jalan. Konsumsi bahan bakar yang relatif irit juga membuatnya semakin menarik bagi calon pembeli yang mencari kendaraan dengan keseimbangan antara performa dan efisiensi.