Pelatih Timnas Irak Percaya Diri Hadapi UEA di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Tim Nasional Irak, Graham Arnold, menyatakan bahwa para pemainnya siap menghadapi laga penting melawan Tim Nasional Uni Emirat Arab (UEA) dalam putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Arnold mengetahui betul apa yang dibutuhkan untuk memastikan kualifikasi ke ajang bergengsi tersebut. Namun, tekanan untuk mengakhiri masa paceklik kualifikasi Irak selama 39 tahun membawa tantangan baru.

Sebagai mantan pelatih Tim Nasional Australia, Arnold telah menghadapi berbagai rintangan sebelumnya. Kini, ia yakin dapat mengatasi tantangan terbesarnya. Peluang terakhir Irak untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026 sangat bergantung pada hasil pertandingan melawan UEA. Tiket ke Piala Dunia akan menjadi prioritas utama bagi semua pemain, karena kedua negara ingin tampil untuk kedua kalinya dalam sejarah di turnamen global tersebut.

Basis penggemar Irak merasa sedih setelah timnya gagal lolos langsung ke Piala Dunia 2026, meskipun tidak kebobolan satu gol pun di kualifikasi putaran keempat. Di kualifikasi putaran keempat yang berlangsung pada Oktober kemarin, Irak berhasil menang 1-0 atas Tim Nasional Indonesia, sebelum imbang tanpa gol menghadapi Arab Saudi.

Meski mengantongi jumlah poin yang sama (4 poin), Arab Saudi berhak finis di posisi puncak klasemen Grup B dan mendapat tiket langsung ke Piala Dunia 2026 karena unggul produktivitas gol atas Irak. Meski Irak berakhir di peringkat dua klasemen, hasil tersebut tidak membuat mereka tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Irak masih memiliki peluang lolos ke Piala Dunia tahun depan melalui jalur play-off konfederasi. Namun, sebelum itu, Irak terlebih dahulu harus berhadapan dengan UEA, tim yang finis sebagai runner-up Grup A di kualifikasi putaran keempat.

Jadwal Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Irak dan UEA

Menurut jadwal, pertandingan putaran kelima antara Irak dan UEA akan berlangsung dalam dua leg, yakni pada 13 dan 18 November 2025. Di leg pertama, UEA akan menjamu Irak di Stadion Mohamed bin Zayed, Abu Dhabi. Kemudian di leg kedua, Irak akan bertandang ke markas mereka, yakni Stadion Internasional Basra.

Jika Irak kalah melawan UEA, harapan Piala Dunia mereka akan hancur. Namun, sang pelatih Graham Arnold menolak membiarkan penggemar Irak kehilangan harapan pada tim mereka. “Harap tetap percaya pada kami,” kata Arnold dalam konferensi pers jelang pertandingan. “Kami membutuhkan dukungan Anda, dukungan ini sangat penting bagi kami.”

“Semua penggemar (di tribune selama pertandingan) akan menjadi pemain ke-12 kami, yang akan membantu kami lolos ke babak berikutnya.” “Saya tahu para penggemar kecewa setelah pertandingan melawan Arab Saudi.” “Saya ingin menekankan bahwa saya bangga dengan para pemain, penampilan mereka, disiplin, dan kerja keras mereka.” “Tetapi kami juga harus lebih efektif dalam menyerang dan mencetak gol.”

Pemenang antara UEA dan Irak akan mengamankan tempat di turnamen play-off konfederasi, yang akan mempertemukan lawan-lawan seperti Bolivia, Panama, Kamerun, dan Kosta Rika. Pertandingan ini sangat dinantikan, karena siapa yang akan memenangi laga antara Irak dan UEA.

Sebagai informasi, Irak saat ini menempati peringkat ke-57 dunia. Sedangkan UEA berada di posisi ke-67 dalam ranking FIFA terbaru.