Pengamanan Ketat di Kabupaten Pati Jelang Sidang Paripurna

Di tengah persiapan sidang paripurna yang akan menentukan nasib Bupati Sudewo, aparat kepolisian telah meningkatkan pengamanan di sejumlah titik penting di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pemeriksaan dan pengawasan dilakukan terutama di sekitar Alun-alun Pati, Kantor Bupati, serta Gedung DPRD. Hal ini dilakukan untuk memastikan jalannya sidang berjalan aman dan kondusif.

Sidang paripurna yang akan digelar pada Jumat siang ini merupakan momen krusial dalam proses pemakzulan Bupati Sudewo. Sejak pagi hari, pihak kepolisian telah melakukan sterilisasi dan pengamanan ketat di area-area tersebut. Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menjelaskan bahwa persiapan pengamanan sudah dimulai jauh-jauh hari.

“Kita dari pihak kepolisian sudah melaksanakan persiapan dan pengamanan, sterilisasi baik dari kantor DPRD, ruang sidang paripurna, kemudian gedung DPRD, sekitar kantor bupati, dan juga alun-alun yang akan menjadi tempat berkumpulnya massa,” ujar Jaka kepada wartawan di Kantor Bupati Pati, Jumat pagi.

Pengawalan Massa Aksi

Berdasarkan informasi yang diterima, massa yang akan hadir mengawal jalannya sidang paripurna berasal dari kelompok Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), yang dikenal sebagai kelompok yang kontra terhadap Bupati Sudewo. Jaka menyampaikan bahwa AMPB telah memberikan surat pemberitahuan bahwa mereka akan hadir mengawal pelaksanaan sidang di kantor DPRD.

“Aksi nanti siang yaitu pengawalan sidang paripurna dari kelompok AMPB yang sudah bersurat ke kita bahwa mereka akan hadir mengawal pelaksanaan sidang paripurna di kantor DPRD,” katanya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan, polisi juga membatasi akses ke kawasan alun-alun serta area sekitar kantor bupati dan gedung DPRD. Jaka menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan karena pengalaman sebelumnya, khususnya pada 13 Agustus lalu, saat alun-alun menjadi tempat berkumpulnya massa.

“Kami sinyalir kemungkinan terburuk, masyarakat akan kembali berkumpul di alun-alun,” ujarnya.

Pengaturan Lalu Lintas

Selain pengamanan fisik, jajaran satuan lalu lintas (Satlantas) juga telah dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan dan menyiapkan jalur alternatif agar lalu lintas tetap lancar. Jaka menjelaskan bahwa semua jalur sudah dipetakan dengan petugas lalu lintas.

“Semua jalur sudah kita plotting petugas dari lalu lintas, kita arahkan untuk pengalihan arus demi kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang ingin beraktivitas di sekitar alun-alun. “Kami mohon maaf kepada masyarakat di Kota Pati, khususnya yang mau mengakses alun-alun. Untuk hari ini kita alihkan sementara,” kata Jaka.

Persiapan Menghadapi Potensi Kerumunan

Peningkatan pengamanan ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian telah mempersiapkan segala kemungkinan, termasuk kerumunan massa yang bisa terjadi selama sidang paripurna. Dengan adanya pengawalan yang ketat dan pengaturan lalu lintas yang rinci, diharapkan sidang dapat berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan serius.

Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari aparat kepolisian. Selain itu, para pengunjung atau peserta aksi diharapkan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses demokratisasi yang sedang berlangsung.