Upaya Pencarian Orang Hilang di Mamasa

Pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang dan diduga hanyut di Sungai Mamasa terus dilakukan oleh tim gabungan. Kegiatan pencarian ini dimulai pada hari Kamis, pukul 09.30 WITA, dengan lokasi berada di Desa Rippung, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa.

Tim pencarian terdiri dari beberapa kelompok yang masing-masing menyusuri aliran sungai hingga mencapai wilayah perbatasan Kabupaten Pinrang. Pembagian tim dilakukan untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses identifikasi kemungkinan lokasi korban.

Beberapa unsur yang terlibat dalam pencarian meliputi personel dari Polsek Sumarorong, TNI, serta tim SAR dari provinsi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sumarorong IPTU Reynhard, dengan melibatkan seluruh personel Polsek Sumarorong.

Tim SAR Gabungan Terlibat dalam Operasi

Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan juga turut serta. Mereka melakukan penyisiran secara manual di area hutan sejauh tiga kilometer. Selain itu, tim menggunakan alat drone thermal untuk membantu memantau dari udara atau wilayah yang sulit dijangkau.

Bupati Mamasa Welem Sambolangi juga turut terlibat dalam operasi pencarian ini. Ia menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya yang dikabarkan hilang. Alat utama yang digunakan dalam operasi ini meliputi 1 unit truk personel, 1 unit motor trail, serta perlengkapan navigasi, komunikasi, medis, dan evakuasi.

Kendala Cuaca dan Medan

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan sedang hujan, dengan kecepatan angin berkisar antara 2–30 km/jam dari arah barat laut menuju timur laut. Hal ini menjadi kendala dalam proses pencarian, karena medan yang berbukit dan licin akibat hujan.

Kepala Basarnas Mamuju Mahmud menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR di lapangan tetap berupaya maksimal dalam proses pencarian, meskipun terkendala oleh kondisi cuaca dan medan yang sulit.

“Tim akan terus berkoordinasi dan memaksimalkan seluruh potensi yang ada di lapangan agar korban segera ditemukan,” ujarnya.

Peran Masyarakat dan Komunikasi

Kapolsek Sumarorong IPTU Reynhard menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian ini. Ia juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan petunjuk terkait keberadaan korban.

Sebelumnya, diberitakan bahwa seorang warga bernama Nompo (18) dilaporkan hilang sejak Senin (27/10/2025). Hingga Rabu (29/10/2025), korban masih dalam proses pencarian.

Aparat gabungan akan terus melanjutkan pencarian hingga ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Proses pencarian berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.