Kunjungan KASAD ke Kabupaten Kebumen

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen pada Rabu, 29 Oktober 2025 kemarin. Kunjungan ini fokus pada kegiatan Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Terintegrasi Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) TA 2025 yang diadakan di Markas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbang TNI AD) Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren.

Kedatangan KASAD Jenderal Maruli disambut langsung oleh Bupati Lilis Nuryani, menandai sinergi antara militer dan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan pertahanan negara. Setelah tiba, Jenderal Maruli menerima paparan detail mengenai Latbakjatrat Terintegrasi yang melibatkan sejumlah Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) pertahanan udara.

Latihan ini menguji kemampuan tembak beberapa jenis senjata berat dengan spesifikasi canggih dari berbagai negara. Dua sistem rudal pertahanan udara jarak pendek yang sangat cepat turut diuji.

Sistem Rudal Pertahanan Udara

Pertama, Rudal Mistral (Atlas) dari Prancis (1990): Memiliki mobilitas tinggi, dilengkapi thermal sight, dan mampu melesat hingga kecepatan 2.500 km/jam dengan jarak efektif 6,2 km.

Yang kedua adalah Rudal Starstreak dari Inggris (1997): Lebih superior dengan kecepatan mencapai 3.700 km/jam, serta kemampuan melacak dan mengikuti sasaran secara otomatis pada ketinggian 5 km dengan jarak tembak efektif 7 km.

Selain rudal modern, Latbakjatrat Arhanud ini juga menguji meriam legendaris seperti Meriam 57 MM S60 (Rusia) dan Meriam 40 MM L70 (Swedia), serta Meriam 23 MM Zur Hybrid (Polandia) yang efektif untuk sasaran udara hingga ketinggian 1.500 meter.

Kegiatan Bakti Sosial

Di tengah kesibukan latihan militer, kegiatan Bakti Sosial (Baksos) juga digelar, meliputi pembagian 100 paket sembako untuk masyarakat dan aksi donor darah yang didukung oleh PMI.

Tujuan Latihan Militer

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan pasukan dalam menghadapi ancaman udara. Dengan menguji berbagai jenis senjata berat, TNI AD berupaya memastikan bahwa alutsista yang digunakan dapat bekerja secara optimal dalam kondisi nyata.

Jenis Senjata yang Diuji

  • Rudal Mistral (Atlas): Dikenal dengan kecepatan tinggi dan kemampuan pengintaian yang baik.
  • Rudal Starstreak: Dikembangkan dengan teknologi terkini untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas dalam penembakan.
  • Meriam 57 MM S60: Merupakan senjata yang sudah lama digunakan namun tetap efektif dalam berbagai situasi.
  • Meriam 40 MM L70: Dirancang untuk menembak sasaran udara dengan presisi tinggi.
  • Meriam 23 MM Zur Hybrid: Cocok digunakan dalam lingkungan medan yang berbeda-beda.

Partisipasi Masyarakat

Selain kegiatan militer, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dari acara ini. Pembagian sembako dan donor darah menunjukkan komitmen TNI AD dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat.

Manfaat Bakti Sosial

  • Membantu masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan bantuan berupa sembako.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah.
  • Memperkuat ikatan antara TNI AD dan masyarakat sekitar.

Kesimpulan

Kunjungan KASAD ke Kabupaten Kebumen tidak hanya berfokus pada latihan militer, tetapi juga menunjukkan komitmen TNI AD dalam berkontribusi positif bagi masyarakat. Dengan menguji berbagai senjata canggih dan melibatkan masyarakat dalam kegiatan sosial, TNI AD menunjukkan tanggung jawabnya sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang utuh dan harmonis.